Trend Waterbirth Bagi Para Ibu Hamil

Sejarah waterbirth

Waterbirth, pernahkah Anda mendengar istilah yang satu ini? Bagi sebagian besar masyarakat, teknik melahirkan satu ini mungkin terdengar tidak lumrah dan terkesan aneh. Faktanya, teknik melahirkan ini telah populer dan menjadi pilihan alternatif untuk melahirkan. Klaim melahirkan dengan kontraksi yang lebih bisa diredam, beberapa publik figur pun memilih teknik melahirkan ini. Sebut saja Shareena Delon yang melahirkan putra pertama mereka dengan teknik melahirkan dalam air.

Teknik melahirkan ini sebenarnya sudah populer di Eropa dan Rusia sejak tahun 1970-an. Tujuan awal dari teknik melahirkan ini sebenarnya sangatlah sederhana, yakni untuk memudahkan kelahiran. Ibu yang jauh lebih nyaman saat melahirkan dan rasa sakit yang jauh lebih ringan daripada teknik melahirkan biasanya. Lalu, bagaimana teknik melahirkan ini bisa tercetus oleh para dokter kandungan? Logikanya sangatlah mudah, dimana bayi selama dalam kandungan berenang bersama air ketuban dan teknik melahirkan ini memanfaatkan air pula.

Sehingga ketika dilahirkan mereka tetap terbiasa dengan suhu dan tempat yang sama pula. Otomatis bayi pun merasa jauh lebih nyaman dan mudah beradaptasi dengan dunia baru mereka. Selanjuntnya, sudah pasti buah hati akan bernapas dan mulai menghirup udara pertama mereka di dunia. Sayangnya, ada beberapa kondisi yang dapat mengakibatkan komplikasi pada paru-paru bayi. Ini dikarenakan kesulitan bayi bernapas saat di dalam air, sehingga perlu pula dikonsultasikan pada dokter kandungan Anda.

Keuntungan dari waterbirth

Mengenal istilah melahirkan di dalam air, Anda tentu kini bertanya-tanya kembali. Adakah keuntungan atau manfaat lain dibalik teknik melahirkan yang mulai populer tersebut? Bila ditilik dari sisi kesehatan, sebenarnya ada beberapa keuntungan yang Anda dapatkan dari teknik waterbirth, yakni.

Privasi yang lebih terjaga

Mendapatkan privasi penuh tentu menjadi keinginan para wanita, termasuk ketika melahirkan. Ruangan yang lebih redup dan tidak berisik akan membantu Anda mendapatkan efek kendali dan privasi. Seperti yang kita ketahui, teknik melahirkan ini memungkinkan wanita masuk ke dalam kolam saat proses melahirkan dilakukan. Ketika masuk ke dalamnya, maka wanita akan merasa seperti berada di dunianya sendiri tanpa ada gangguan dari sekitar. Dengan begini, mereka pun bisa lebih mudah mengendalikan dan mengenali tubuh dan kehamilan mereka.

Dibantu gaya gravitasi

Hal ini mungkin terdengar klise atau aneh di telinga sebagian orang. Hanya saja hasil penelitian membuktikan bahwa mereka yang memiliki kelainan fisik akan lebih mudah melahirkan di dalam air. Mengingat berdiri ataupun sedang duduk membantu proses melahirkan jauh lebih mudah dan nyaman. Anda tentunya akan lebih mudah mengejan saat berada di dalam air daripada di udara. Dengan bantuan gaya gravitasi, jalan keluar bayi pun lebih cepat dan tanpa proses berbelit.

Menurunkan resiko cedera

Pernahkah Anda mendapati bayi yang terlahir dengan cedera di bagian kepala? Tidak sedikit memang kasus ini terjadi pada ibu hamil, terutama mereka tidak ditangani oleh dokter ahli. Guna mengurangi bahkan menurunkan resiko terjadinya cedera pada bayi, cobalah untuk melakukan kelahiran di dalam air. Bantuan air dan tenaga medis akan mengurangi benturan atau tarikan berlebihan pada bagian kepala buah hati. Hasilnya, tentu saja bayi bisa lahir lebih sehat dan bugar tanpa kekurangan sesuatu apapun.

Testimoni positif dari ibu

Kebanyakan wanita yang telah menjalankan teknik melahirkan ini merasa sangat senang. Walaupun pada awalnya mereka merasa ada sesuatu yang mungkin terjadi atau dikhawatirkan, tetapi akhirnya tidaklah demikian. Mereka mengakui bahwa teknik ini sangat membantu dan memberikan efek positif saat proses mendorong. Proses melahirkan terasa lebih nyaman, tenang dan mudah dengan waterbirth.